Pertamina: Saat Arus Mudik, Konsumsi Premium Naik 50%

Pom Bensin Pinang Rantimaiwanews – Selama puncak arus mudik lebaran (H-2) 2010, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium, naik 50% atau mencapai 96 ribu KL per hari dibanding pemakaian biasa.

Menurut VP Corporate Communications Pertamina, Mochamad Harun, pada puncak arus mudik H-2, telah terjadi peningkatan penjualan Premium dari beberapa Depot hingga 50%.

Harun mencontohkan, pada Depot Tanjung Wangi, dari Terminal Transit Balongan penjualan Premium meningkat 40%, Depot Madiun meningkat 39%, Depot Malang meningkat 35% dan Depot lainnya bervariasi antara 14% hingga 31%.

Bahkan menurut Harun, pada puncak arus balik (H+6), konsumsi premium diperkirakan akan meningkat hingga mencapai 86 ribu kiloliter (KL), naik 36,5% dibandingkan konsumsi premium rata-rata di saat normal yang mencapai 63 ribu KL per hari.

Karena itu, Pertamina akan mengamankan stok premium pada arus balik lebaran tahun ini, yakni dengan menyiagakan kantong kantong BBM untuk mempercepat pasokan BBM ke SPBU. Dijelaskan Harun, posisi stok Premium saat ini berada di level 1,1 juta KL atau 16,3 hari.

Sementara untuk Minyak Tanah, stok berada pada level 407 ribu KL atau 48,6 hari dan Minyak Solar 1,5 juta KL atau 21,8 hari, sehingga total stok yang dipertahankan untuk persiapan arus balik sebesar 3 juta KL per hari.

Selain itu, Pertamina juga menjaga stok Pertamax dan Pertamax Plus. Stok Pertamax dijaga dalam kisaran 78-105 ribu KL atau cukup untuk konsumsi di atas 50 hari.

“Sedangkan stok Pertamax Plus dijaga dalam kisaran 18 ribu KL atau cukup untuk konsumsi 55 hari,” kata Harun dalam keterangannya, Senin, 13 September 2010.