maiwanews – Empat dari lebih 10 tersangka pelaku pembobol ATM Universitas Bung Hatta Padang, berhasil ditembak polisi di Malalak, Kabupaten Agam. Dua di antaranya tewas dan dua lagi mengalami luka-luka.
Selain itu, polisi juga berhasil membekuk 4 pelaku yakni dua orang ditangkap di Pauh oleh jajaran Polres Kota Pariaman dan dua lagi di Malalak, Kabupaten Agam.
Penyergapan para tersangka pelaku perampokan tersebut dilakukan bersma oleh Reserse Mobil Polda Sumbar, Polres Kota Pariaman dan Polres Kota Bukittinggi.
Dalam penangkapan itu, polisi juga berhasil menyita satu buah senjata jenis Baretta dan uang tunai pecahan Rp 50 ribu sebanyak kurang lebih Rp 20 juta yang terbungkus dalam kantong plastik.
Sebelumnya, para komplotan itu melakukan aksi perampokan di tiga ATM di UBH Padang yakni ATM Bank Bukopin, Bank Nagari (BPD Sumbar) dan Bank BNI, Sabtu, 25 September 2010, sekitar pukul 04.00.
Para pelaku yang berjumlah lebih dari 10 orang itu, dengan menggunakan peralatan las, berhasil membongkar tiga mesin ATM setelah sebelumnya menyekap tiga orang satpam kampus, serta dua orang penjaga fotocopy.
Pelaku perampokan yang menggunakan senjata laras panjang dan pistol itu, berhasil menguras isi dua buah ATM sebanyak Rp 372 juta yang terdiri dari ATM Bukopin Rp 172 juta dan ATM Bank Nagari Rp 200 juta.
Sementara ATM BNI belum sempat diambil uangnya. “ATM BNI baru sempat dirusak, kawanan itu tidak berhasil membawa uang,” kata Wakapolresta Padang AKBP Wisnu Handoko.
Saat penangkapan sempat terjadi tembak menembak dengan para tersangka perampok. Hingga kini, polisi masih memburu sisa pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri.









