maiwanews – Sebuah surat ditemukan polisi dari lokasi ledakan di depan Pasar Sumberarta, Kalimalang, Bekasi. Surat tersebut diduga dibawa oleh pria berinisial ‘AH’ yang membawa sepeda kayuh yang diduga membawa bahan peledak.
Ini isi surat yang menggunakan teulisan tangan yang diperoleh di saku pelaku:
“Ini adalah pembalasan pada kalian, sekutu-sekutu setan. Membunuh, menghukum mati mujahidin. Kami siap mati untuk agama yang mulia ini.”
Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar membenarkan keberadaan surat itu. “Surat itu kita temukan dibawa oleh korban, sudah kami amankan,” kata Kombes Boy, Kamis 30 September 2010.
Selain surat, barang bukti lain yang ditemukan di lokasi kejadian adalah sepeda kayuh, tas hitam, uang Rp 3.000 dan paling atas ditaruh panci. Juga ditemukan serpihan ledakan seperti paku dan serbuk.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Timur Pradopo dalam konprensi pers mengatakan, awalnya tersangka pelaku bom bernama AH menuntun sepedanya. Karena macet, ia menaikkan sepedanya ke trotoar.
Saat di trotoar tersebut, kata Kapolda, sepeda pembawa bom yang bernama AH itu tersandung lalu terjatuh. Polisi yang melihat itu, menghampiri, namun AH malah berupaya melarikan diri sehingga dilakukan penangkapan.
Presiden Prabowo Terima Sejumlah Menteri di Hambalang
Panen Jagung Seluas 68 Hektar di Pati, Hasilkan 478 Ton
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29, Pemkot Surabaya Gelar Upacara di Balai Kota
Danlantamal VI Pimpin Serah Terima Strategis di jajaran Lantamal VI
Zelenskyy Sebut akan Ada Diplomasi Perdamaian Ukraina-Rusia









