PMI: Korban Tewas Banjir Bandang Wasior 95 Orang

banjir-bandangmaiwanews – Menurut data sementara dari Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Jumat, 8 Oktober 2010, jumlah orban tewas akibat banjir bandang di distrik Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, mencapai 95 orang.

Sekretaris PMI Papua Barat La Abidin mengatakan, hingga pukul 06.15 WIT hari ini, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan dari lokasi bencana banjir bandang mencapai 95 jiwa.

Namun sumber lain menyebutkan, korban yang tewas dalam musibah yang terjadi Senin, pukul 08.30 WIT itu, telah mencapai 97 dan hilang 400 orang. Tim pencari terus menemukan korban tewas di lokasi yang sudag porak oranda.

Abidin melanjutkan, selain korban tewas saat ini kasus yang ditangani tim medis antara lain 1.061 orang luka-luka, serta 76 orang hilang. Selain itu, terdapat 87 orang pasien yang dirujuk ke RS Nabire. Pasien.pasien itu diangkut dengan helikopter.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan tim Satuan Penanggulangan Bencana PMI saat ini, mencarian korban tertimbun, pendataan pengungsian, penyemprotan vektor di lokasi mayat yang ditemukan.

Penyemprotan vektor di lokasi mayat yang ditemukan untuk mengeluarkan bau menyengat dan dikhawatirkan menyebarkan wabah penyakit. Saat ini, mau menyengat sudah menyebar di lokasi bencana.Selain itu, PMI juga melakukan pelayanan kesehatan bagi warga yang tinggal di pengungsian.

Hingga kini, arus pengungsian yang meninggalkan distrik Wasior terus berlanjut. Umumnya warga mengungsi ke kabupaten terdekat, seperti Nabire dan Manokwari dengan kapal laut.

PMI sampai saat ini telah mengirimkan bantuan senilai Rp2,3 miliar untuk membantu meringankan beban para korban. Bantuan dikirimkan melalui pesawat terbang kargo dan kapal laut.

Sementara itu, bantuan berupa selimut, makanan, dan obat-obatan dari Presiden juga telah tiba di papua dengan menggunakan pesawat hercules. Diharapkan bantuan-bantuan itu segera tiba di lokasi pengunsian.

Diperkirakan jumlah korban tewas masih terus bertambah, mengingat jumlah korban yang belum ditemukan cukup banyak.

Sebanyak 10 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU Bataliyon 468 Sarotama, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Jumat, diterjunkan ke Wasior untuk membantu mengevakuasi korban tewas.