maiwanews – Dinilai gagal dalam mengatasi persoalan banjir dan macet di Ibukota DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang akrab disapa Foke, didesak mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur.
Desakan mundur tersebut disampaikan sekelompok orang yang mengatasnamakan Barisan Muda Pejuang Jakarta Raya dalam aksi unjuk rasa di depan Balaikota Jakarta, Jumat, 29 Oktober 2010 sore.
Para demonstran menilai, tidak ada tindakan konkret yang dilakuakn Foke untuk mengantisipasi banjir dan macet di Jakarta yang belakangan ini semakin menggila dan membuat frustrasi warganya.
“Kami minta Fauzi Bowo mundur. Mundur, serahkan sajalah pada masyarakat,” kata Ketua Umum Barisan Muda Pejuang Jakarta Raya, Dika Mohammad di sela aksi demonstrasi.
Karena menurut mereka, tiga tahun adalah waktu yang seharusnya cukup panjang dan berarti bagi Foke untuk memperbaiki banjir dan macet yang terjadi di Jakarta.
Namun kenyataannya, menurut mereka, yang terjadi justru sebaliknya, tiga tahun masa pemerintahan Foke, tidak ada perubahan yang sangat berarti. Untuk meminimalisir macet juga tidak, apalagi banjir.
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Petugas Antar Logistik Pilkada ke Ketapang Lewat Laut
Kadiv Administrasi Minta Jajarannya Siap untuk Masa Transisi
Pjs Wali Kota Makassar Sambut Kedatangan Studi Banding Pemkot Bontang
Wali Kota Eri Sidak Pasar Loak Dupak









