maiwanews – Wakil Ketua DPR-RI Pramono Anung mencurigai ada keterlibatan perwira polisi dalam kasus keluarnya tersangka mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan dari rutan Brimob Kelapa Dua Depok dengan cara yang begitu mudah.
Menurut Pramono, kalau melihat Gayus yang sepede itu dan kasusnya sudah menjadi luar biasa, pasti ada yang memberikan perlindungan di baliknya. Apalagi, menurutnya, muncul foto mirip Gayus di sebuah pertandingan tenis internasional di Bali.
“Dalam konteks itu saya tidak yakin dia tidak ada yang mem-backup-nya,” kata Pramono Anung, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 November 2010.
Oleh karena itu, Pram, panggilan Pramono, berharap Polisi segera melakukan penyelidikan terhadap oknum internal Kepolisian yang meloloskan Gayus hingga bisa dengan bebas pulang ke rumahnya. Terlebih jika foto mirip Gayus yang sedang menonton ertandingan tennis di Bali itu benar.
Pram nenegaskan, Polisi harus bertanggungjawab. Apalagi sudah jelas hakim tidak memberikan izin Gayus keluar tahanan. “Polisi harus bertanggungjawab sesuai janji fit and proper test, berani menindak kasus besar,” kata Pram menyinggung janji Timur Pradopo.
Menurut Pram, kasus ini menjadi ujian bagi Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Pram berharap semua oknum Polri yang terlibat dihukum tegas. “Ini ujian bagi Kapolri baru,” kata Pram yang juga politisi dari PDI P itu.
Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menilai, tidak cukup hanya kepala rutan saja yang diproses.
Prabowo Subianto Kunjungan Resmi ke Thailand
Prabowo Hadiri peringatan Hardiknas 2025 dan Peluncuran PHTC di SDN Cimahpar 5
Operasi SAR Sisir Daratan dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
Appi-Aliyah Dorong Sekolah Unggulan, Jadi Percontohan di Makassar









