maiwanews – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, jumlah korban akibat letusan gunug Merapi sudah mencapai 240 orang. Angka tersebut berdasarkan data yang berhasil dihimpun BNPB hingga Sabtu, 13 November 2010 siang.
240 korban meninggal tersebut, jumlah tewas terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman dan DI Yogyakarta, yakni sebanyak 186 orang yang terdiri dari korban akibat luka bakar sebanyak 157 orang dan non-luka bakar 29 orang.
Di Klaten, terdapat lima orang meninggal akibat luka bakar dan 23 orang lainnya meninggal akibat non-luka bakar. Di Boyolali tujuh orang meninggal dan 19 orang meninggal lainnya ada di Magelang.
Jumlah korban yang berhasil diselamatkan akibat lahar dan awan panas atau Wdhus Gembel Merapi sebanyak 453 orang, hingga kini namun masih harus dirawat di rumah sakit yang tersebar di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Sementara jumlah pengungsi saat ini mencapai 396.407 orang yang tersebar pada 637 titik pengungsian.









