Hari Antikorupsi 2010: Penyidik Cilik di Kampung Antikorupsi KPK

Gedung KPKPagi hari 8 Desember 2010  di areal parkir Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan disulap menjadi Kampung Anti Korupsi. Tidak ada deretan mobil yang biasa terparkir, di sana malah berjejer kios-kios sederhana bernuansa kampung. Sebuah gapura bambu bertuliskan “kampung antikorupsi” terpasang sebelum memasuki kawasan itu.

Di “kampung” itu, para penggiat antikorupsi dari berbagai elemen seperti LSM, lembaga akademis, lembaga negara, dan jurnalis berkumpul memberikan informasi seputar kegiatan yang dilakukan dalam memerangi korupsi.

Di antara keramaian “kampung antikorupsi” nampak belasan anak kecil menggunakan rompi dan tanda pengenal KPK sibuk mondar-mandir mencari sesuatu. Ternyata, mereka adalah para siswa SD yang berperan sebagai penyidik cilik yang sedang sibuk melakukan simulasi pencarian barang bukti yang bisa digunakan dalam membantu proses penyidikan kasus korupsi.

Itulah sebagian kemeriahan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang dilangsungkan selama dua hari, pada 8 dan 9 Desember 2010. Acara lainnya adalah dongeng antikorupsi. Ada juga mural on canvas, dimana sejumlah seniman melukis di atas kanvas dengan tema pemberantasan korupsi.

Dalam memperingati hari antikorupsi sedunia tahun ini, KPK melakukan kampanye antikorupsi bersama-sama dengan Komisi Yudisial (KY), Indonesia Corruption Watch (ICW), Transparansi Internasional Indonesia (TII), Uni Eropa (UE), dan UNODC. Peringatan kali ini mengusung tema “TANPA KORUPSI, BARU INDONESIA !”

Kampanye Antikorupsi bersama ini memiliki tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa korupsi masih menjadi masalah utama bangsa. Sekaligus, menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran serta aktif dalam pemberantasan korupsi dalam konteks hidup sehari-hari.

Selain itu, kampanye antikorupsi bersama ini juga ingin memberikan penegasan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan keterlibatan dari semua unsur masyarakat. Yang saling bergandengan tangan, bahu-membahu memberikan kontribusi sesuai bidangnya masing-masing demi mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi. (KPK)

BERITA LAINNYA

.