maiwanews – Pengacara Humala Napituplu, Johnson Panjaitan menyebut, ada mafia di Mabes Polri. Menurutnya, keterangan Gayus Tambunan di persidangan menunjukkan fakta bahwa terdapat rekayasa sejak kasus mafia pajak itu menjalani penyidikan di Mabes Polri.
Menurut Johnson, keterangan Gayus memperjelas posisi kliennya sekaligus mempertegas bahwa ada rekayasa mabes polri. Dikatakan Johnson, posisi Humala sekarang sengsara, karena menurutnya, kliennya itu tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan.
“Saya mempertanyakan independensi Mabes Polri. Artinya mafia itu di Mabes Polri. Saya ngomong blak-blakan saja,” kata Johson usai persidangan.
Sementara saat menjadi saksi Humala di persidangan, Gayus mengatakan kasus SAT adalah kasus kecil, karena hanya bernilai 400 juta. Gayus menyebut kasus tersebut sebagai perkara jadi-jadian. “Banyak kasus saya ungkapkan tetapi ini yang jadi diledakkan,” kata Gayus.
Menurut Gayus, dakwaan jaksa yang menilai pengembalian pajak PT Surya Alam Tunggal (SAT) merugikan negara, dianggap tidak benar. Menurut Gayus, pengembalian pajak sudah sesuai aturan yang berlaku, karena pengembalian itu sudah disetujui oleh Direktur Keberatan dan Banding hingga Dirjen Pajak saat itu, Darmin Nasution.
“Setelah saya telaah, saya rekomendasikan secara berjenjang. Saya ajukan ke Pak Humala sebagai penelaah. Saya ajukan ke kepala seksi, setuju. Ke Kasubdit setuju. Ke direktur Bambang Heru tidak langsung setuju. Berkas dikembalikan lagi. Saya penuhi. Saya berikan lagi ke Direktur baru disetujui. Sampai ke Dirjen ditandatangan,” kata Gayus di persidangan.
Terkait Humala, Gayus mengaku sakit hati ke Bambang Heru. Gayus mengatakan, dirinya telah mengikuti alur penyidik untuk membidik Bambang Heru. “Humala tidak tahu apa-apa,” kata Gayus di Pengadilan Negrei (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin 3 Januari 2011.
Presiden Prabowo Terima Sejumlah Menteri di Hambalang
Prabowo Terima Sambutan Kehormatan dari Sultan Brunei di Istana Nurul Iman
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Kapolri Pimpin Upacara Sertijab Sejumlah Perwira Tinggi Polri
Menhan AS Sebut Polandia Sebagai Mitra Strategis di Sisi Timur NATO









