PROBOLINGGO – Telkomsel serahkan bantuan berupa 200.000 liter air bersih, masker serta uang tunai bagi masyarakat setempat yang terkena dampak erupsi Gunung Bromo. Sulitnya akses akibat hujan abu menjadikan kebutuhan air bersih prioritas utama bantuan yang diberikan.
Bencana letusan Gunung Bromo yang terjadi sejak 26 Nopember 2010, berdampak signifikan terhadap kehidupan sehari-hari warga di sekitarnya. Sejak terjadinya erupsi Telkomsel aktif memberikan bantuan kepada warga sekitar dengan menyediakan fasilitas Internet dan Telepon Gratis di Telkomsel Media Center Cemoro Lawang.
“Kami terus memantau kebutuhan utama yang menjadi prioritas warga sekitar Gunung Bromo. Karena warga mengalami kesulitan akses untuk mendapatkan kebutuhan air bersih, Telkomsel membantu menyediakan 200 ribu air bersih dan masker untuk masyarakat di sekitar Gunung Bromo. Bantuan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial Telkomsel,” ungkap Gilang Prasetya, VP Area Jawa Bali.
Susahnya air bersih di sekitar Gunung Bromo ini diakibatkan hujan abu sehingga merusak sumber-sumber air bersih yang dimiliki warga Bromo. Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih tersebut, Telkomsel mengisi tandon-tandon air bersih yang telah tersedia di desa-desa sekitar yang terkena dampak bencana dengan 2 unit mobil tangki air.
“Bantuan air bersih dari Telkomsel yang dimobilisasikan dari Kota Probolinggo, mampu menghasilkan air bersih hingga ribuan liter dalam sehari,” tutur Gilang di Probolinggo.
Selain itu, diberikan juga masker , uang tunai serta pakaian kepada warga di Gunung Bromo. Bantuan diterima oleh Camat Sukapura – Hudan Syarifudin S.Sos Msi, sebagai perwakilan warga di Kecamatan Sukapura. Kecamatan Sukapura mencakup 12 desa antara lain desa Yapak, Sukapura, Sapikerep, Ngadirejo, Wonokerto, Ngadas, Jetak, Wonotoro, Ngadisari, Sariwani, Pakel, Kedasi, dan Ngepug.
Saat ini lebih dari 3000 BTS Telkomsel yang tersebar di Jawa Timur dan salah satunya memiliki cakupan di wilayah Kecamatan Sukapura yang merupakan daerah lokasi bencana yang cukup parah. BTS – BTS tersebut dipantau setiap saat dan dipastikan sampai saat ini dalam keadaan baik.
“Sejak erupsi Gunung Bromo, kami terus memastikan jaringan Telkomsel tetap normal, dengan pemantauan selama 24 jam kesiapsiagaan penanganan bencana Gunung Bromo,” ujar Gilang Prasetya.
Telkomsel konsisten melaksanakan kegiatan CSR di seluruh Indonesia, yang meliputi program berkesinambungan dalam bidang pendidikan, sosial, lingkungan dan mitigasi bencana. Telkomsel berkomitmen untuk membantu membangun Indonesia, karena Telkomsel Paling Indonesia. (doni sujito)
.









