NASA menemukan sejumlah planet diduga mirip bumi dengan menggunakan teleskop Kepler. Sebanyak 6 planet terbuat dari campuran batu dangas ditemukan mengorbit bintang, bintang itu mirip dengan matahari. Temuan tersebut dinamai Kepler-11, jaraknya mencapai 2000 tahun cahaya dari bumi.
Para peneliti mengatakan enam planet baru telah dipastikan, tetapi kepala ilmuwan Kepler, William Borucki, mengatakan pihaknya masih akan melakukan verifikasi. Menurut Borucki, “Teleskop Kepler mengamati satu per 400 bagian dari langit. Jika kita memiliki 400 sudut pandang seperti ini, kita akan melihat 400 kali calon planet lebih banyak.”
“Kepler-11 merupakan sistem planet yang luar biasa,” kata Jack Lissauer, seorang ilmuwan planet dan ilmu Kepler anggota tim di NASA Ames Research Center, Moffett Field, California. “Beberapa bintang diketahui memiliki lebih dari satu planet transit, dan Kepler-11 adalah bintang pertama yang diketahui memiliki lebih dari tiga planet transit,” kata Lissauer.
Kepler merupakan Discovery misi NASA kesepuluh. Ames bertanggung jawab atas pengembangan sistem tanah, operasi misi dan ilmu analisis data. NASA Jet Propulsion Laboratory, Pasadena, California, mengelola pengembangan misi Kepler. Ball Aerospace dan Technologies Corp, Boulder, Colorado, bertanggung jawab untuk mengembangkan sistem penerbangan Kepler, dan bersama dengan Laboratorium untuk Udara dan Angkasa Fisika di University of Colorado, yang mendukung operasi misi. pengamatan Ground diperlukan untuk mengkonfirmasi penemuan dilakukan di Keck I di Hawaii, Hobby-Ebberly dan Harlan J. Smith 2.7m di Texas, Hale dan Shane di California, WIYN, MMT dan Tillinghast di Arizona, dan Nordic Optical di Canary Islands, Spanyol. (nasa, voa)
.









