Meski mendapat tekanan dari kaum pro demokrasi, Presiden Libya Muammar Gaddafi menolak untuk mundur dari jabatannya.
Melalui sebuah stasiun televisi Gaddafi menepis rumor mengenai kemunduran dirinya, sekaligus menyatakan dirinya tidak akan mundur dari jabatan presiden.
Gaddafi juga mengancam akan bertindak tegas terhadap demonstran anti pemerintah, “kami belum menggunakan kekuatan”. Dia menambahkan “setiap orang Libya yang mengangkat senjata melawan pemerintah Libya akan dihukum”.
Sejak sepekan lalu Tripoli dilanda kekacauan dan telah menelan korban 233 menurut data Human Right Watch, sedangkan Komisi Tinggi HAM PBB menyebut angka 250 orang meninggal, sedangkan ratusan lainnya terluka.
terhadap kekacauan di Libya, Kedutaan Besar Indonesia segera melakukan evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut. Pihak Kedubes juga meminta warga Indonesia untuk sementara ini tidak melakukan kunjungan ke Libia.
.









