
SURABAYA – Pasca penyerangan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kepulauan Kangean, Madura oleh orang tak dikenal belum lama berselang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) langsung merapatkan barisan.
Seperti diketahui, pusat pembangkit listrik tersebut diserang sekitar 20 orang bercadar, mengakibatkan beberapa fasilitas di kantor tersebut rusak.
Mengantisipasi insiden serupa di masa-masa akan datang, tak hanya di Kangeas saja, tapi juga di pembangkit-pembangkit listrik lainnya, PLN meminta ada jaminan keamanan untuk para petugas PLN yang ada di sentra-sentra pembangkit.
“Kami akan tetap meningkatkan pelayanan di Kangean, Madura, tapi kami meminta jaminan keamanan kepada pihak yang berwajib bahwa petugas kami di sana tidak lagi mendapatkan ancaman dan teror layaknya kemarin. Kami juga meminta jaminan keamanan untuk pembangkit-pembangkit lain,” tutur General Manager PT PLN Distribusi Jawa Timur, Haryanto WS, di Surabaya.
Haryanto menyatakan, pihak PLN Distribusi Jatim telah mengirim petugas ke Kangean, Madura, untuk memantau dan memulihkan keadaan. Namun hingga saat ini, motif penyerangan oleh sekitar 20 orang bercadar itu belum diketahui dan masih dalam penyidikan pihak yang berwajib.
Sebenarnya, sebelum kejadian tersebut, pihak PLN telah menyiapkan mesin disel baru dengan kapasitas 2X400 KW untuk peningkatan pelayanan yang rencanaya akan mulai dioperasikan pada hari Sabtu (5/3/2011).
Karena pada malam harinya PLTD diserang, akhirnya petugas lari dan tidak jadi dioperasikan. Karena penyerangan tersebut, PLN sempat memutus pasokan listrik untuk wilayah Kangean selama lima hari.
“Sebenarnya mulai tadi malam kami sudah berupaya menghidupkan kembali jaringan listrik di sana. Namun karena jaringan terkena gangguan pohon, akhirnya listrik dimatikan kembali. Harapan kami mudah-mudahan hari ini pasokan listrik disana mulai normal karena otoritas pemerintah di sana berjanji akan membantu kami,” tutur Haryanto. (doni sujito)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Kapolda Bengkulu Serahkan Batuan dari Kapolri ke BPBD untuk Korban Gempa
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Pengawalan VIP dan VVIP Diminta tidak Arogan
Wujudkan Swasembada Pangan, DPC PTI Takalar Laksanakan Program Mina Padi









