maiwanews – Bom yang meledak di Masjid Mapolresta Cirebon sesaat ketika Shalat Jumat akan dimulai, diduga berasal dari bom bunuh diri. Seorang yang meninggal dunia akibat bom itu diduga adalah pelaku bom bunuh diri.
Satu-satunya korban tewas dalam peristiwa tersebut kini sudah dievakuasi ke RS Gunung Jati Cirebon. Kondisi korban tewas hancur pada bagian tubuh, namun bagian wajah masih dalam kondisi masih dapat dikenali.
“Bagian wajah korban tewas masih dapat dikenali,” kata salah seorang anggota Polresta Cirebon, Bripda Adesa Sembiring seperti yang disampaikan kepada TvOne, Jumat 15 April 2011.
Sementara itu, jumlah korban luka, baik luka berat maupun ringan, untuk sementara tercatat 17 orang. Sebagian besar korban luka adalah anggota Polres Cirebon, termasuk diantaranya Kapolresta Cirebon, AKBP Herukoco.
Bom meledak sekitar pukul 12.30 WIB bertepatan saat Qamat atau Shalat Jumat akan dimulai. Menurut saksi mata, posisi orang yang diduga membawa bom di badannya berada di barisan ketiga di tengah-tengan para jama’ah.
Bom yang menimbulkan suara cukup keras itu, juga mengakibatkan kondisi kaca di Masjid pecah berantakan. Warga yang berkumpul ingin menyaksikan kejadian itu tidak diperbolehkan mendekati tempat kejadian.
.









