MADA Sambut Baik Perdamaian Dua Faksi Palestina

Palestina-3-edPusat Pembangunan dan Media Kebebasan Palestina (The Palestinian Center for Development and Media Freedoms / MADA) menyambut baik penandatangan Rekonsiliasi Palestina antara Fatah dan Hamas di Kairo pada hari Rabu 4 Mei 2011.

Dalam rilis persnya Direktur Pusat MADA Rimawi Mousa mengungkapkan harapan bahwa rekonsiliasi ini akan memberikan kontribusi untuk meningkatkan kebebasan berekspresi di wilayah Palestina yang diduduki, yang secara signifikan telah memburuk sejak awal divisi pada bulan Juni 2007.

Rimawi menambahkan bahwa divisi tersebut telah menyebabkan berbagai insiden penganiayaan terhadap jurnalis dan media, termasuk pencegahan distribusi berbagai surat kabar harian di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Menurut pantauan MADA, tahun lalu terdapat 79 pelanggaran kebebasan media oleh petugas keamanan Palestina di Tepi Barat dan Gaza. Berdasarkan pantauan 4 bualn terakhir, jumlah pelanggaran oleh petugas keamanan Palestina telah melampaui pelanggaran dari Pasukan Pendudukan Israel.

Rimawi mengatakan bahwa peningkatan serangan terhadap jurnalis dan media mendorong wartawan lebih ketat melakukan sensor untuk melindungi diri sehingga mengarah ke penurunan kualitas output media di wilayah Palestina.

MADA menekankan bahwa penandatanganan perjanjian rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah harus disertai dengan segera mengakhiri kekerasan terhadap wartawan. MADA berharap dipatuhinya pasal 19 Undang-Undang Dasar Palestina tentang hak untuk kebebasan berekspresi dan memungkinkan semua personil media dan outlet untuk beroperasi secara bebas dan aman di dalam wilayah Palestina.