maiwanews – Di sela-sela KTT ASEAN, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar pertemuan trilateral dengan PM Thailand Abhisit Vejjajiva dan PM Kamboja Hun Sen dengan agendatahapan penyelesaian konfik sengketa perbatasan kedua negara.
Pertemuan tertutup yang juga diikuti oleh para Menteri Luar Negeri ketiga negara itu, digelar di Boardroom 6, Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat berlangsung sekitar satu jam yang dimulai pukul 08.00 WIB, Minggu 8 Mei 201.
Seperti diketahui, Indonesia sebagai Ketua ASEAN sejauh ini telah berperan cukup aktif dalam upaya mendamaikan konflik antara dua negara bertetangga yang juga sama-sama anggota Asean, Kamboja dan Thailand.
Salah satu upaya perdamaian yang dilakukan Indonesia adalah rencana pengiriman tim pemantau dari Indonesia ke perbatasan Kamboja dan Thailand dalam rangka memastikan upaya perdamaian berjalan dengan baik.
Dalam perundingan yang dilakukan sebelumnya, Thailand menyetujui kerangka acuan (TOR) yang diajukan Indonesia, namun usulan penarikan pasukan masing-masing di perbatasan sebagai salah satu syarat perdamaian, ditolak kedua negara.
“Kedua pihak memiliki pandangan mereka sendiri mengenai penarikan pasukan,” kata Menlu Indonesia, Marty Natalegawa di acara KTT Asean.
Dalam konflik perbatasan kedua negara tersebut, telah terjadi beberapa kali kontak tembak yang mengakibatkan puluhan tentara dari kedua belah pihak, tewas.
Pertemuan Dua Atlet Kelas Dunia di Porsche Singapore Classic 2025
Trump Bertekad Akhiri Serangan Houthi, Lindungi Kapal Komersial
DPC PTI Wajo Gelar Rembuk Tani dan dan Panen Raya Padi di Desa Arajang
AS Sanksi Pemberi Dukungan Finansial, Militer, dan Pengadaan ke Korut
Prabowo-Macron Gelar Pertemuan Bilateral di Sela KTT G20 di Brasil









