Memperingati hari kesaktian Pancasila, Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga (FAM Unair) menggelar aksi teaterikal di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu 1 Juni 2011.
Aksi yang diikuti oleh 30 orang anggota FAM Unair ini di buka oleh Koordinator Lapangan aksi Abdul rahman dengan menyayikan lagu nasional garuda pancasila. Dalam aksi ini semua massa berlumuran cat Hitam sebagai simbol matinya makna Pancasila.
Dalam aksi ini juga di lakukan aksi teatrikal. Dalam aksi ini di gambarkan bagaimana Elit-elit politik dan pendidikan telah mencabik-cabik dan merobek kedaulatan negara Indonesia. Rakyat yang bersikeras mempertahankan dan menjalankan jiwa atau isi revolusioner pancasila di tendang, pukuli dan di hisap oleh para pejabat negara ini.
Mereka merobek kedaulatan negara dan bangsa Indonesia dengan menggadaikan Indonesia ini kepada para pemodal. Mereka mengaku-aku seorang pancasilais, tapi sebenarnya telah membunuh dan menyimpang dari jiwa revolusioner pancasila, sebagaimana dulu di cita-citakan oleh Proklamator Bung Karno dan pejuang kemerdekaan lainnya.
Inilah yang digambarkan dalam puncak aksi dalam bentuk teatrikal tersebut yang juga di iringi oleh Intrumental Biola Angela S. Nariswari mahasiswa Kedokteran Unair yang membawakan lagu “Tanah Air Beta” dan “Gugur Bunga”.
Para mahasiswa juga menyampaikan pernyataan sikap, yaitu:
- Pendidikan dan Kesehatan Gratis merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa terkecuali, dan pemerintah wajib untuk memenuhinya.
- Hapus politik upah murah, kerja kontrak dan outsorcing yang menindas kaum buruh dan oleh karena juga bertentangan dengan prinsip kemanusian yang adil dan beradab.
- Stop privatisasi aset-aset strategis bangsa, perampasan tanah-tanah rakyat untuk kepentingan pemodal dan praktek korupsi dalam rangka mewujudkan prinsip kerakyatan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
- Negara harus melindungi kebebasan setiap orang untuk beragama dan berkeyakinan sesuai keinginannya masing-masing untuk mewujudkan sila persatuan Indonesia.
- Neoliberalisme adalah musuh bersama mahasiswa dan rakyat pekerja Indonesia, karena telah terbukti hanya mengakibatkan kemelaratan dan kesengsaraan rakyat.
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas
Aliyah Mustika Ilham Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-117
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand
Appi Beberkan Rencana Pembangunan Stadion Hingga Keselamatan Transporasi
Kasal TNI AL tinjau Program Ketahanan Pangan di Takallar









