FAM Unair Kampanye Gerakan Merah Putih 1954

fam-unair-sebar-selebaran-kampanye-gerakan-merah-putih-1945Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Advokasi Mahasiswa (FAM) Universitas Airlangga (Unair) menilai pengumuman hasil ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Mahasiswa Baru pada tanggal 29 Juni 2011 membawa kabar gembira bagi mereka yang dinyatakan lulus.

Namun sekaligus juga membawa kabar menyedihkan dimana sampai detik ini kenaikan biaya pendidikan mahasiswa baru Unair 2011 masih belum di batalkan oleh Pejabat Struktural Unair. Demikian disampaikan Humas FAM Unair secara tertulis kepada maiwanews.

Gerakan penolakan terhadap kenaikan biaya SP3 bagi mahasiswa baru Unair 2011 yang sudah berlangsung tiga bulan lebih belum menampakkan hasil. Birokrat kampus tetap pada keputusannya menaikkan biaya pendidikan bagi mahasiswa baru Unair 2011.

Berbagai bentuk aksi telah dilakukan oleh mahasiswa FAM Unair, termasuk dengan melakukan Gerakan Merah Putih 1954 yang terinspirasi oleh cerita sejarah proses nasionalisasi para pejuang kemerdekaan terhadap dua lembaga pendidikan Kolonial Belanda, NIAS dan STOVIT, yang kemudian secara resmi oleh Presiden Soekarno di sahkan menjadi Universitas Airlangga pada tanggal 10 November 1954.

Dalam gerakan itu mahasiswa menyebar 1954 lembar selebaran yang berisi ajakan kepada mahasiswa Unair, calon mahasiswa baru dan masyarakat umum untuk ikut bergabung menuntut pembatalan kenaikan biaya pendidikan Unair.

Menurut para mahasiswa FAM Unair, kenaikan biaya pendidikan di kampus mereka tidak terlepas buah dari penerapan agenda neoliberalisme (Penjajahan Gaya Baru) dalam dunia pendidikan Indonesia. Mereka juga menyampaikan bahwa klaim defisit keuangan yang selama ini di utarakan Pejabat Unair masih belum terbukti kebenarannya.