maiwanews – Pemilukada untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nampaknya bakal semakin seru. Calon yang diusung masing-masing partai dan koalisi partai serta calon independen, sekilas semua terlihat memiliki karakter yang kuat.
Setelah koalisi Golkar-PPP-PDS yang mengusung Alex Noerdin-Nono Sampono, lalu koalisi PDI Pejuangan-Gerindra memajukan Jokowi-Ahok, kini PKS menyusul secara resmi mengusung pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini.
Hal itu disampaikan Hidayat Nurwahid dalam jumpa pers di Kantor DPP PKS di Jl TB Simatupang, Jakarta, Senin 19 Maret 2012. “Secara prinsip PKS sudah memutuskan untuk maju dalam Pilkada. Insya Allah bersama Didik J Rachbini,” jelas Hidayat.
Majunya Hidayat dalam Pemilukada DKI yang notabene pernah menjabat Ketua MPR, diakui karena dirinya mendapat amanat dari Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminudin, Presiden PKS Luthfi Hasan beserta Sekjen PKS Anis Matta.
Dalam Pemilukada DKI, PKS memang memungkinkan mengusung calonnya sendiri, karena di DPRD DKI, PKS memiliki lebih 15 kursi seperti yang disyaratkan KPUD DKI.
Sementara Didik yang dipercaya mendampingi Hidayat merupakan kader PAN. Padahal sebelumnya, PAN sudah resmi berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk mencalonkan Fauzi Bowo-Nachrowi.









