
Keanggotaan Rusia dalam WTO ditentang oleh beberapa politisi Rusia, mereka mengatakan bahwa untuk mnjadi anggota WTO sebuah negara harus memotong bea impor atas beberapa produk, tapi tidak ada cara untuk mendapatkan pemasukan sebagai ganti atas berkurangnya penerimaan akibat pemotongan bea tersebut.
Pada sidang tanggal 10 Juli 2012, Majelis rendah parlemen Rusia menyetujui masuknya negara itu sebagai anggota WTO. Keanggotaan Rusia dalam WTO telah menjadi sasaran para pemimpin Kremlin sejak runtuhnya Uni Soviet 20 tahun lalu. Ketika majelis tinggi menyetujui rancangan itu dan Presiden Putin menandatanganinya, Rusia akan secara resmi menjadi anggota WTO, 30 hari setelah itu.
Agustus 2011 lalu saat Presiden Medvedev menelepon Presiden Obama untuk mengucapkan selamat ulang tahun, kedua pemimpin itu juga membahas upaya Rusia untuk bergabung dengan WTO. Presiden Obama mendesak Rusia agar bernegosiasi dengan anggota-anggota WTO untuk menyelesaikan berbagai isu penghalang Rusia menjadi anggota ke-154 organisasi itu.
Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan kedua pemimpin membahas upaya Rusia selama 18 tahun untuk bergabung dengan WTO. Dikatakan pula bahwa Presiden Obama menekankan bahwa Rusia perlu menyelesaikan pembicaraan tentang keanggotaannya supaya dapat bergabung dengan WTO pada akhir tahun ini. (aso/VoA)









