Pakistan Tutup Perbatasan dengan Afghanistan

maiwanews – Pakistan menutup perbatasan barat laut dengan Afghanistan untuk sementara waktu. Penutupan perbatasan dilakukan karena isu keamanan, setelah serangan terhadap sebuah truk NATO pekan ini. Belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pejabat kota Jamrud, Bakhtiar Khan, hari Kamis pada VoA mengatakan bahwa gerakan kendaraan perbekalan NATO ke Afghanistan dari wilayah kesukuan Khyber dihentikan sementara untuk memperkuat pengamanan. Ia menambahkan bahwa pos perbatasan itu akan dibuka kembali dalam dua atau tiga hari.

Hari Selasa 24 Juli 2012 lalu kawanan bersenjata di kota Jamrud menembaki sebuah konvoi perbekalan untuk pasukan NATO di Afghanistan. Kota ini merupakan kota utama di daerah kesukuan Khyber, Pakistan. Penembakan itu mengakibatkan menewaskan seorang pengemudi tewas dan seorang lainnya terluka.

Itu adalah serangan pertama terhadap konvoi NATO sejak Pakistan membuka kembali rute perbekalan sebelumnya bulan ini setelah ditutup selama tujuh bulan. Sementara itu di tempat lain di Pakistan barat laut, sebuah bom meledak di sebuah pasar yang ramai di distrik kesukuan Bajaur, menewaskan sekurang-kurangnya 9 orang.

Islamabad membuka kembali jalur logistik NATO ke Afganistan melalui wilayah Pakistan setelah Washington meminta maaf atas tewasnya dengan tidak disengaja 24 tentara Pakistan dalam serangan udara bulan November di perbatasan Pakistan dengan Afghanistan.

Dibukanya kembali jalur logistik NATO ke Afganistan dimana perbekalan NATO diturunkan di pelabuhan Karachi dan diteruskan ke Afghanistan menuai protes warga Karachi. Pada 15 Juli lalu demonstran meneriakkan semboyan anti-Amerika dan membawa spanduk dengan tulisan berisi kutukan atas pembukaan kembali jalur logistik tersebut setelah ditutup tujuh bulan. (aso/VoA)