maiwanews – Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta membantah membahas rencana serangan terhadap Iran. Panetta mengatakan, media Israel keliru menggambarkan rencana isi pembicaraan dengan PM Israel Benjamin Netanyahu dan Menhan Ehud Barak.
Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta sedang berada di Israel di mana ia menyangkal laporan-laporan bahwa ia berada di sana untuk berbicara mengenai kemungkinan rencana serangan penangkal terhadap fasilitas nuklir Iran.
Panetta mengatakan media Israel secara keliru menggambarkan pembicaraan hari Rabu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak. Ia mengatakan diskusi itu akan lebih banyak mengenai ancaman terhadap Israel dan Amerika dari program nuklir Iran dan berbagai cara untuk menanggapinya.
Perdana Menteri Netanyahu memberitahu televisi Israel bahwa ia belum membuat keputusan mengenai kemungkinan serangan terhadap diduga lokasi senjata nuklir Iran yang dicurigai.
Panetta tiba di Israel dari Mesir dan bertemu dengan Presiden Mohamed Morsi. Pejabat Amerika itu menggambarkan Morsi sebagai tokoh independen disamping kaitannya dengan Ikhwanul Muslimin. Ia juga mengatakan pemimpin Mesir itu bertekad untuk melakukan reformasi demokrasi.
Meski membantah bahwa ia berada di Israel untuk membahas rencana penyerangan terhadap Iran, namun Senin lalu Panetta mengakui bahwa sanksi-sanksi berat internasional yang terus bertambah masih belum membuat Iran menanggalkan ambisi nuklirnya.
Sementara Pemerintahan Obama ingin Israel memberi waktu lebih banyak bagi berbagai sanksi dan diplomasi untuk mengarahkan Iran agar meninggalkan program nuklirnya, meski Panetta menyatakan bahwa semua pilihan tetap tersedia seandainya tekanan non-militer tidak berhasil. (aso/VoA)
Prabowo Bahas Pengelolaan Keuangan Negara dengan PPATK
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Presiden dan Kepala BPI Danantara Bahas Investasi Strategis
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi









