Israel Butuh Bantuan Amerika Untuk Serang Iran

maiwanews – Presiden Israel mengesampingkan serangan sepihak terhadap fasilitas nuklir Iran. Tel Aviv membutuhkan bantuan Washington dalam melakukan operasi militer terhadap Teheran. Shimon Peres hari Kamis mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan mitra baratnya, Amerika Serikat.

Peres mengaku Barack Obama telah meyakinkan dia bahwa menghentikan program energi nuklir Iran adalah kepentingan Amerika. Kepada Obama Pers menyatakan kepercayaan pada upaya Obama untuk mencegah Republik Islam dalam melakukan pengayaan uranium di wilayahnya.

Pernyataan Peres disampaikan menyusul tudingan media terhadap Perdana Menteri Menyamin Netanyahu dan Menteri Urusan Militer Ehud Barak telah menekan Israel untuk melakukan serangan sepihak terhadap Iran. Masyarakat Israel bereaksi terhadap tudingan media tersebut dengan melakukan aksi protes di Tel Aviv.

Ratusan pendemo di Tel Aviv 24 Maret lalu sebagai perwujudan bahwa mereka anti-perang. Mereka juga mendesak Netanyahu dan Ehud Barak untuk mundur dari jabatannya.

Iran telah menjadi target atas berbagai sanksi dan embargo terkait program energi nuklirnya dimana Washington, Tel Aviv, dan beberapa negara sekutu mereka mengkalim Iran memasukkan aspek militer dalam program nuklirnya.

Iran dalam bebagai kesempatan membantah tuduhan itu dan menyatakan bahwa sebagai penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi nuklir dan anggota Badan Energi Atom Internasional, menjadi haknya untuk memperkaya uranium untuk tujuan damai. Mengenai opsi serangan militer terhadap Republik Islam Iran, Teheran menekankan bahwa pihaknya akan menjawab setiap serangan terhadap wilayahnya. (aso/PressTV)