maiwanews – Presiden Rusia, Vladimir putin membantah rumor bahwa hubungan bilateral dengan Jerman dalam kondisi suram. hari Jum’at lalu putin menyatakan Moskow dan Berlin berbeda pendapat dalam beberapa hal, namun semuanya bisa diluruskan melalui dialog. Dalam forum Rusia-Jerman putin bahkan menyebut Jerman sebagai teladan.
Dalam kesempatan itu, Kanselir Jerman, Merkel, meminta Moskow untuk tidak menganggap sebuah kritik sebagai upaya destruktif. Di Jerman, sebagaimana negara lain, ada banyak opini, diantaranya disuarakan pihak oposisi.
Pernyataan keduanya menyusul meningkatnya sentimen anti Rusia di Jerman. Awal bulan ini, deputi bundestag meminta Merkel menyampaikan keprihatinan terhadap situasi hak asazi manusia dan demokrasi di Rusia dalam kunjungannya ke Moskow. Kremlin yakin Putin akan memberi penjelasan terhadap semua isu jika memang dibutuhkan klarifikasi.
Hari Jum’at, putin dan merkel mengambil bagian dalam forum dialog Petersburg di Moskow. Pertemuan dua tahunan antar perwakilan pengusaha dan masyarakat sipil dari rusia dan Jerman telah digelar sejak tahun 2001.
Terkait kritik atas proses hukum terhadap grup musik Pussy Riot, Putin mengatakan pihaknya mendengar masukan dari negara mitranya, tapi ia mempertanyakan apakah mereka mendengar bagaimana perkembangannya saat ini.
Dalam pertemuan itu keduanya juga membahas masalah visa, Rusia berharap mitra Jermannya dapat membantu memberi jalan keluar terkait perjalanan bebas visa. Menanggapi hal itu, Merkel menyampaikan proses mendapatkan visa bagi orang Rusia diharapkan bisa lebih mudah mulai Januari tahun depan. Merkel menambahkan, seandainya dia adalah pebisnis atau seorang artis, maka diapun tidak menyukai jika harus selalu mengurus visa perjalanan. Tapi di sisi lain para politisi bertanggung jawab dalam hal keamanan. (azm/RT | Foto Pussy Riot oleh Igor Mukhsin)









