maiwanews – Aksi solidaritas mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jabodetabek dan Banten untuk Palestina Rabu 21 Nopember 2012 berujung bentrok dengan petugas kepolisian di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta.
Sebelumnya, massa berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Luar Negeri RI. Mahasiswa HMI menggelar demonstrasi terkait konflik Palestina-Israel dimana lebih dari 100 orang dilaporkan meninggal dunia. Para demonstran menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menciptakan perdamaian dan mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
Mahasiswa mengaku mereka ingin melakukan aksi solidaritas terhadap orang-orang Palestina, negara tersebut dalam sepeekan terakhir terlibat konflik senjata dengan Israel. Mereka juga menuntut pemerintah agar pemerintah mengutuk serangan Israel ke Palestina.
Saat di Kemenlu, keadaan sempat memanas namun masih bisa dikendalikan. Bentrokan terjadi saat massa bergerak ke Kedubes Amerika. Massa melempari polisi dengan telur dan batu, sementara polisi menembakkan gas air mata untuk menghalau massa.
Dalam bentrokan itu polisi menyita satu mobil bak terbuka pengangkut sound system sebagai barang bukti dan mengamankan 12 orang termasuk Ketua Umum PB HMI, Noer Fajriansyah, pemilik sound system, dan supir pengangkut sound system. (azm)









