Jakarta – Anggota Komisi III DPR yang membidangi masaalah-masaalah hukum meminta kepada Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji membuka markus-markus di tubuh Polri. Komisi III akan mendukung penuh upaya pemberantasan makelas kasus seperti yang telah dilakukan Susno Duadji.
Menurut salah seorang Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani, yang diungkap Susno Duadji semoga juga termasuk markus besar. “Dibuka semua agar masyarakat tahu,” kata Yani.
Hal itu diungkapkan Ahmad Yani saat Komisi III menerima Susno Duadji di gedung DPR, Selasa, 30 Maret 2010. Susno Duadji hadir di DPR dalam rangka meminta perlindungan akibat pernyataan Susno tentang adanya makelar kasus di tubuh Mabes Polri serta mengungkap tentang adanya uang Rp. 25 miliar yang diduga bemasaalah.
Susno Duadji meminta perlindungan ke DPR karena setelah pengungkapan makelar kasus itu, jenderal polisi bintang tiga itu malah dijadikan tersangka pencemaran nama baik dan penghinaan serta beberapa kali diperiksa Divisi Propam Mabes Polri atas tuduhan pelanggaran kode etik profesi Polri.
Padahal seperti diketahui, semua tuduhan Susno Duadji buktinya makin terbuka lebar, sejumlah oknum telah dijadikan tersangka, termasuk mantan penyidik Kombes Pol A.
Pemohonan perlindungan Susno itu telah diterima Komisi III, dan Komisi III akan mendukung upaya Susno membongkar markus besar lainnya di tubuh Polri.
Anggota Komisi III juga menyarankan Susno meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Komnas HAM karena menurut Ahmad Yani, kewenanyann Komisi III DPR hanya sebatas memberikan perlindungan politik.
Sementara menurut salah seorang anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Azis Syamsuddin, Komisi III akan menindaklanjuti permintaan perlindungan Susno secara komprehensif segera setelah selesainya masa reses.
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Peringatan Hari Kartini 2025 di Sulsel: Seruan untuk Perempuan Terus Berkarya
Polisi Ungkap Kasus Narkoba dan Pupuk Bersubsidi di Sidrap
Prabowo Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Bogor
Kadiv Administrasi Minta Jajarannya Siap untuk Masa Transisi









