maiwanews, Tuban – PHBM adalah suatu sistem pengelolaan sumberdaya hutan yang dilakukan bersama oleh Perum Perhutani dan Masyarakat Desa Hutan maupun dengan
Pihak lain yang berkepentingan (stakeholder) dengan jiwa berbagi sehingga kepentingan bersama untuk mencapai keberlanjutan fungsi dan manfaat sumberdaya hutan dapat diwujudkan secara optimal dan proporsional.
“Melalui PHBM inilah Perhutani KPH Jatirogo telah cukup lama bekerjasama dengan masyarakat desa hutan dan pihak-pihak lainnya melaksanakan kegiatan pengelolaan hutan bersama. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2001, sebagai keberlanjutan dari program program sosial Perhutani KPH Jatirogo sejak dicanangkannya kebijakan
Forest for People tahun 1978 di Indonesia,” ungkap Amas Wijaya, Administratur Perhutani KPH Jatirogo kala memberi sambutan di depan para murid SDN III Sidotentrem, Dusun Guwaran, Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan belum lama ini.
Amas melanjutkan bahwa tidak kurang dari 5.403 desa hutan di pulau Jawa dan Madura berada di sekitar kawasan hutan Perhutani. Sejak tahun 2005 sampai tahun 2010, Perhutani tercatat 5.054 desa hutan atau sekitar 94% dari total desa hutan di Pulau Jawa dan Madura telah bekerjasama melalui program PHBM.
“Maka mulai saat ini kita memprogamkan kegiatan CSR Perhutani peduli atau Bina Lingkungan. Langkah awal ini dititik beratkan pada bidang pendidikan di program 9 tahun belajar. Untuk itu, pada hari ini KPH Jatirogo melalui saya telah memberikan bantuan berupa satu paket alat tulis sebanyak 45 paket untuk murid-murid SDN Sidotentrem III dan SDN
Kumpulrejo III sebanyak 28 paket,” ujar Amas.
Ketika dikonfirmasikan ke pihak UPTD Disdikkpora Kecamatan Bangilan telah
dibenarkan melalui Sri Yulis H. Spd selaku Kepala Tata Usaha.
“Program Perhutani peduli terhadap pendidikan masyarakat yang dekat hutan dan jauh dari kota telah mengobati para murid di desa ini dengan menyambut sangat antusias, karena memang sudah sangat lama mereka tidak tersentuh oleh bantuan dari manapun,” paparnya.
Kepala Sekolah dasar ini pun juga ikut menimpali bahwa dia sangat berterima kasih terhadap Perhutani yang telah memberikan bantuan alat tulis yang mutunya tidak kalah dengan yang dimiliki oleh anak sekolah di kota.
“Murid-murid sekolah dasar ini pasti akan bertambah semangat apabila mendapatkan sesuatu barang yang bagus apalagi mahal. Semangat belajarnya akan terpacu,” kata Ny. Djumarlin, Spd. (lea/met)
Presiden Luncurkan PHTC, Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Teknologi Digital
Munafri Lakukan Sidak ke Mess Pemkot Makassar di Jakarta
Polda Sumbar Mulai Operasi Pemberantasan Tambang Ilegal di Solok Selatan
Pemkot Makassar Gandeng Institusi Pendidikan Untuk Perkuat Penyelenggaraan Statistik Sektoral,
PLN UIT JBM Pastikan Listrik Madura Aman









