maiwanews – Sikap optimis terhadap penyelesaikan masalah nuklir Iran kembali ditunjukkan oleh pejabat Amerka Serikat. Baru-baru ini Menteri Luar Negeri negeri Paman Sam dalam sebuah pernyataannya mengatakan isu nuklir Iran dapat diselesaikan secara diplomatik.
Pernyataan itu disampaikan John Kerry Rabu 23 Oktober di Roma dalam sebuah pembicaraan terkait kontroversi nuklir Iran. Menurut Menlu Kerry Iran harus menunjukkan bahwa program nulkinya saat ini dibangun untuk tujuan damai.
Selain Amerika Serikat, pertemuan di Roma jgua dihadiri oleh Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. PM Netanyahu pada kesempatan itu menyerukan agar program nuklir kontroversial Iran segera dibongkar. Ia mengatakan negara di Timur Tengah itu harus segera menghentikan semua kegiatan pengayaan uranium. Ia juga meyerukan penghancuran semua bahan fisil dan bunker bawah tanah Iran. Menurutnya bunker bawah tanah hanya untuk membuat senjata nuklir.
Israel dan negara-negara Barat menuding Iran sedang membangun persenjataan nuklir, sementara Iran membantah dengan mengatakan program nuklirnya dibangun untuk tujuan damai.
15-16 Oktober 2013 lalu Iran, Jerman, dan lima anggota Dewan Keamanan PBB melakukan perundingan di Jenewa Swiss membahas program nuklir Iran. Perundingan itu berakhir dengan kesepakatan untuk kembali melakukan pertemuan pada 7-8 November mendatang. (R19/VoA)









