Buntut Penyadapan, Dubes Nadjib Kesoema Melapor ke Presiden

maiwanews – Hubungan Indoesia dan Australia memburuk menyusul terbongkarnya penyadapan yang dilakukan oleh badan intelejen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono beserta 8 prjabat Indonesia lainnya.

Sebagai langkah diplomasi yang tegas, Selasa (18/11) lalu, Presiden SBY menginstruksikan Menlu Indonesia, Marty Natalegawa memanggil pulang Dubes Nadjib Riphat Kesoema. Sehari kemudian, Rabu (19/11) malam WIB, Nadjib tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Hari ini juga, Presiden SBY menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Australia itu di Kantor Presiden, Rabu (20/11) pukul 11.00 WIB.

“Pagi ini, kami melaporkan perkembangannya kepada Bapak Presiden untuk memperoleh instruksi selanjutnya,” ungkap Menlu Marty Natalegawa, sesaat sebelum pertemuan dengan SBY berlangsung.

Turut hadir dalam pertemuan ini yakni Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Seskab Dipo Alam, Juru Bicara Julian Aldrin Pasha, dan Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah.