maiwanews – Tak bisa dibantah, Alfred Riedl telah sukses membawa Indonesia ke final Piala AFF 2010. Sukses pelatih asal Austria ini membawa Indonesia ke prestasi tertinggi, tak bisa diikuti oleh pelatih tim nasional (timnas) lainnya.
Keberhasilan itu salah satu alasan Badan Tim Nasional (BTN) kembali mempercayakan Alfred Riedl untuk melatih timnas menghadapi Piala AFF 2014. Alasan lain kembali memanggil Riedl adalah karena ia dinilai sebagai pelatih yang memiliki disiplin yang tinggi.
“Riedl merupakan pelatih yang disiplin,” kata Ketua BTN, La Nyalla Mattalitti kepada wartawan di Jakarta, Senin 25 November 2013. La Nyalla mengaku sudah melirik Riedl sejak lama.
La Nyalla menjelaskan, pihaknya akan mengajukan kontrak baru kepada Riedl untuk 2 tahun ke depan. Kontrak itu kata La Nyalla, bukan merupakan perpanjangan kontrak saat Riedl menangani timnas pada Piala AFF 2010 lalu.
Terkait sisa 75 persen gaji Riedl yang belum dibayarkan setelah pemecatannya menyusul kisruh yang terjadi di tubuh PSSI, La Nyalla menjanjikan, pihaknya tetap akan membayarkan sisa gaji Riedl itu meskipun kontrak kali ini bukan merupakan perpanjangan kontrak.
Ditambahkan La Nyalla, paling lambat 5 atau 6 Desember tahun ini, Riedl akan tiba di Indonesia dan akan digelar jumpa pers sebelum mulai bekerja mengejar target yang dibebankan PSSI ke Riedl yakni membawa Indonesia juara Piala AFF 2014.









