TNI Segera Miliki Drone Berdaya Angkut 120 kg Buatan Indonesia

drone-buatan-bpptmaiwanews – Tentara Nasional Indonesia (TNI) apada akhir tahun ini akan memiliki pesawat terbang tanpa awak (PTTA) untuk keperluan pertahanan buatan Indonesia.

Pesawat terbang tanpa awak dan lebih dikenal dengan sebutan drone yang dipesan Kemenhan RI itu, dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Dirut PTDI, Budi Santoso beberapa waktu lalu mengatakan, PTDI siap menyelesaikan 3 unit drone yang rencananya akhir tahun ini akan dikirim ke Kemenhan RI.

Ketiga unit drone tersebut kata Budi, adalah jenis drone yang memiliki daya angkut 120 kilogram. Drone yang diberi nama Wulung KX-0001, merupakan hasil kerja sama dengan BPPT dan Balitbang.

Dijelaskan Budi, ke depan, PTDI memiliki kemampuan memproduksi drone serupa dengan peningkatan daya angkut yang signifikan bahkan hingga mencapai 400 kilogram.

Menurut Budi, agar dapat diproduksi secara massal, pesawat Wulung masih memerlukan sertifikasi kelayakan internasional.

“Kami dengan Kemhan sama-sama akan mengawal sertifikasi Wulung. Sama-sama juga belajar protokol pengoperasian dan pembuatan drone,” kata Budi di Bandung.

Di Bandung, perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri pengembangan PTTA diantaranya adalah Globalindo Technology Services Indonesia, Uavindo, Aviator, dan Robo Aero Indonesia.