maiwanews – Menteri Pertahaan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, Polri seharusnya berada di bawah kementerian, bukan seperti saat ini yang berada langsung di bawah presiden.
Menhan menilai, jika Polri berada di bawah presiden, akan terjadi kesenjangan antar kedua institusi mengingat Tentara Republik Indonesia (TNI) saja berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
“TNI ada di bawah Kemenhan. Seharusnya Polri juga di bawah kementerian,” kata Ryamizard di sela-sela diskusi di Gedung Jend TNI M Yusuf, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2014) malam WIB.
Usulan itu dilontarkan Ryamizard sebagai sebuah solusi menghentikan bentrokan yang akhir-akhir ini sering terjadi antara TNI dan Polri seperti peristiwa di Batam baru-baru ini.
Menurut Ryamizard, jika TNI dan Polri dianalogikan sebagai dua anak, maka Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bersikap adil dalam memperlakukan keduanya.
“Kalau itu (TNI dan Polri) anak Pak Jokowi, harus adil. Ini dibawah ini, harus sama-sama gitu,” tegas mantan Kasad itu.









