
maiwanews – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony J Blinken menyebut Ukraina harus membuat keputusan sulit. Negara itu perlu memobilisasi pasukan di garis depan dalam upayanya melawan militer Rusia.
Permyataan itu disampaikan dalam partisipasi terakhirnya di markas NATO (North Atlantic Treaty Organization/Pakta Pertahanan Atlantik Utara) pada pertemuan para menteri luar negeri negara-negara anggota NATO di Brussels, sebagaimana dilaporkan VOA, hari Kamis, 5 Desember 2024, waktu Indonesia.
Menlu AS (Menteri Luar Negeri Amerika Serikat) Blinken mengatakan, NATO telah membuat komitmen untuk setiap orang, setiap prajurit di Ukraina. 
NATO dikatakan berkomitmen memastikan Ukraina memiliki pelatihan dan peralatan untuk secara efektif mempertahankan negaranya.
Secara terpisah, Sekjen (Sekretaris Jenderal) NATO Mark Rutte mendesak aliansi itu agar memberi Ukraina dukungan untuk mengubah lintasan perang dengan Rusia. Dia menyampaikan komentarnya setelah bertemu dengan para menteri luar negeri.
Selain itu, Rutte mendesak negara-negara Eropa untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan masing-masing. Dia mengatakan pengeluaran 2% dari PDB untuk anggaran militer tidak cukup untuk pencegahan. (z/Direct/USAGM/VOA/lt/ns)
Presiden Serahkan Falcon 8X ke TNI, Perkuat Mobilitas Strategis TNI AU
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Musim Ketiga Porsche Sprint Challenge Indonesia Dibuka di Sepang
Rusia Catat 8 Serangan Ukraina ke Fasilitas Listrik
Militer AS Uji Terbang Rudal Serang Presisi Buatan Lockheed Martin









