maiwanews – Dalam pameran industri pertahanan berskala internasional Indo Devence 2014 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta beberapa waktu lalu, Indonesia mengejutkan dunia dengan kemampuannya memproduksi senjata SPR–2.
SPR-2 adalah senjata penembak jitu (sniper) buatan PT Pindad, Bandung yang mampu menembak hingga jarak 2 kilometer dengan tingkat akurasi yang cuku tinggi.
Dengan menggunakan peluru kaliber 0,50 BMG atau 12,7x99mm sebagaimana yang digunakan oleh Heavy Sniper Rifles atau Anti Material Rifles lainnya, SPR-2 mampu menembus baja setebal 2 mm seperti tank.
Menurut Kadep Komunikasi Pindad Sena Maulana di arena Indo Devence 2014, saat ini hanya 4 negara yang mampu membuat senjata sniper dengan amunisi kaliber 12,7 mm. Di pasaran katanya, biasanya yang beredar cuma sentaja denga peluru kaliber 7,62 milimeter.
Yang lebih mengejutkan kata Sena, peluru kaliber 12,7 mm ini juga diproduksi sendiri oleh PT Pindad. Kelebihan peluru ini kata Sena, ketika mencapai sasaran, peluru akan meledak dan membakar.
Sejarah panjang PT Pindad dalam membuat senjata yang terdiri puluhan jenis mulai senjata laras panjang, senjata genggam, pistol, dan lainnya. Sejumlah negara telah ikut menikmati kehandalan senjata buatan putra-putri negeri ini.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai pengguna utama, sudah membuktikan kehandalan senjata buatan PT Pindad di berbagai latihan bahkan di banyak lomba tembak tingkat dunia yang diikuti negara-negara maju.
Dalam lomba tembak antar angkatan darat se-Asia Tenggara (AARM), lomba tembak Angkatan Darat se-Asia Pasifik (ASAM), dan Lomba Tembak tahunan yang diselenggarakan oleh Tentara di Raja Brunei (BISAM), tim Indonesia berhasil membuktikan kehandalan senjata buatan Indonesia seperti SS2-V1 dan SS2-V2 HB (Heavy Barrel).
Yang membanggakan, di lomba menembak Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM)Â 2014 yang digelar Mei 2014 lalu, Indonesia juga menjadi juara umum. Untuk diketahui, event ini diikuti 16 negara dari seluruh dunia termasuk Amerika Serikat dan Inggris.
Terakhir, kontingen Indonesia dari TNI AD kembali menjadi juara umum pada AARM 2014 yang diselenggarakan di Vietnam. Dalam acara yang dilaksanakan dari tanggal 11-28 November 2014 ini, tim Indonesia yang terdiri dari 60 prajurit TNI AD, berhasil meraih 29 medali emas dari 45 medali emas yang tersedia.
Hardiknas 2026, Kapolri Gaungkan Pendidikan Bermutu Wujudkan Indonesia Emas 2045
Lantamal VI meninjau infrastruktur PT Vale Indonesia Tbk
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand
Prabowo Terima Albanese, Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia-Australia
Dunia Akui Ketahanan Pangan Indonesia, Kata Prabowo









