Pesawat Tenaga Surya Solar Impulse 2 Siap Keliling Dunia

Flea Hop HB-SIA - Solar Impulse by Matth1 from Wikimedia
Flea Hop HB-SIA – Solar Impulse by Matth1 from Wikimedia
maiwanews – Para pilot pesawat tenaga surya sedang bersiap melaksanakan rencana terbang keliling dunia dengan pesawat tenaga surya Solar Impulse 2 (SI-2). Pesawat ini akan terbang selama 25 hari dalam 5 bulan tanpa bahan bakar. Dijadwalkan Solar Impulse 2 mulai terbang pada bulan Maret dari Abu Dhabi dan kembali sekitar Juli.

Solar Impulse 2 sudah tiba di Abu Dhabi dalam bentuk potongan-potongan. Pesawat dibuat dari bahan utama plastik ringan, saat ini sedang dalam proses perakitan. Memiliki sayap sepanjang 72 meter. Pada sayap terdapat lebih dari 17.000 sel surya dengan kemampuan membangkitkan daya sebesar 52 kilowatt. Sel surya juga mengisi baterai untuk menggerakkan empat motor listrik pesawat pada malam hari.

Panjang sayap SI-2 sama dengan sayap pesawat penumpang jumbo, tetapi beratnya hanya kira-kira sama dengan berat mobil besar karena pesawat itu tidak memiliki tangki bahan bakar.

Solar Impulse 2 memiliki hanya 1 tempat duduk, akan terbang sepanjang khatulistiwa. Jalur tersebut dipilih karena merupakan tempat matahari bersinar paling kuat. Pesawat akan mendarat setiap beberapa hari. Dua orang pilot saling bergantian mengendarai pesawat setiap kali berhenti di pendaratan.

Salah seorang dari dua pilot tersebut, Bertrand Piccard, merupakan salah satu penggagas proyek tersebut. Ia mengatakan dibutuh daya tahan sangat tinggi untuk melakukan penerbangan dengan pesawat tenaga surya. “Kami juga melakukan persiapan psikologis untuk pilot dan timnya, karena secara teknologi OK, tapi pilot perlu bertahan dalam penerbangan berdurasi sangat panjang. Satu pilot ada di pesawat selama lima hari dan lima malam”, kata Piccard.

Dalam menerbangkan pesawat, Piccard akan bergantian dengan Andre Borschberg. Dalam sebuah pernyataan Borschberg mengatakan meski SI2 mampu terbang dengan sistem otopilot, mereka berencana hanya beristirahat atau tidur selama 20 menit saja sekali waktu. Menurut Borschberg, ia tidak bisa memastikan berapa lama waktu istirahat dibutuhkan tiap malam. Namun ia dan rekannya telah melakukan latihan menggunakan simulator. Dalam latihan mereka istirahat 6 sampai 8 kali dalam 24 jam, atau total istirahat 2 jam per 24 jam.

Pesawat pendahulu Solar Impulse 2, yaitu Solar Impulse, tahun 2013 lalu telah berhasil melakukan penerbangan lintas negara bagian di Amerika Serikat. Pesawat buatan Swiss itu dilengkapi 11.000 sel surya, melakukan perjalanan selama 2 bulan. Perjalanan dimulai dari San Francisco pada awal bulan Mei, berhenti di lima kota sebelum menyelesaikan perjalanannya ke New York. (m012/VoA 1 2)