Wakil Ketua KPK: Hasto Nampak Seperti Pengacara Budi Gunawan

Gedung KPKmaiwanews – Paska penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka, pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto secara mengejutkan “menyerang” Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.

Hato menuding, penetapan status tersangka Budi Gunawan merupakan upaya balas dendam atas gagalnya Abraham Samad menjadi calon Wakil Presiden dan PDI Perjuangan mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Hasto, Abraham Samad lebih dari lima kali  melakukan pertemuan dengan PDIP, Tim 11 atau para petinggi KIH dalam rangka memuluskan niatnya menjadi capres Jokowi.

“Pada pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya, lebih dari 5 pertemuan. Pertemuan kedua, timnya secara khusus memohon kepada kami agar Bapak AS dapat dijaring dalam penetapan calon wapres,” kata Hasto dalam jumpa pers di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Melaui Deputi Bidang Pencegahan KPK Johan Budi, Abraham Samad membantah semua tudingan Hasto tersebut dan menyatakan bahwa hal yang diungkapkan Hasto adalah fitnah.

Yang menarik, Tjahjo Kumolo yang saat itu masih menjabat Sekjen PDIP mengaku tak tahu menahu soal masuknya Abraham Samad sebagai kandidat kuat cawapres Jokowi. Mendagri itu juga menegaskan, dirinya tak pernah bertemu dengan Samad untuk membahas posisi cawapres.

Hal senada disampaikan Andi Widjajanto. Andi yang saat itu menjadi tim sukses Jokowi mengakui bahwa Abraham Samad memang masuk bursa cawapres Jokowi, namun dia membantah ada pertemuan rahasia dengan Ketua KPK itu.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto berpandangan, Hasto sudah bertindak seolah sudah jadi pengacara Komjen Budi Gunawan.

“Karena sesungguhnya dia (Hasto) sedang melakukan pembelaan terhadap BG,” kata Bambang di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2015).