maiwanews – Semua pihak menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait konflik antara KPK dan Polri.
Banyak tokoh maupun pakar yang ikut angkat bicara atas kasus yang belum juga tuntas ini, tak terkecuali mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam akun Twitternya @SBYudhoyono, SBY mengaku mendapat pertanyaan dan permintaan agar dirinya turut membantu mengatasi kekisruhan dua lembaga hukum itu. Namun SBY menyatakan memilih menahan diri.
“Lebih tepat & bijak jika saya tetap menahan diri & tidak ikut meramaikan kemelut ini, apalagi jika menambah rumitnya permasalahan,” tulis SBY, Rabu (4/2/2015).
Meski begitu, SBY memandang kekisruhan ini tidak rumit dan solusinya tersedia. Karenanya SBY yakin, Presiden Jokowi bisa mengatasinya.
Yang penting kata SBY, institusi Polri & KPK dapat diselamatkan dan bisa kembali menjalankan tugasnya, terutama dalam pemberantasan korupsi.
SBY mengatakan, banyak yang meminta dirinya bertemu dengan Jokowi untuk membahas hal ini, namun dia memilih untuk menahan diri karena khawatir akan menjadi prasangka buruk.









