maiwanews – Partai Golkar kubu Agung Laksono baru saja menunjuk Yasril Ananta Baharuddin sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ketua DPD I Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjawab manuver Golkar versi Munas Ancol itu dengan menggelar acara apel akbar atau apel siaga Golkar Sulsel di lapangan Karebosi Makassar, Sabtu (25/4/2015).
Apel akbar yang berisi acara tunggal berupa orasi Ketua DPD I Golkar tersebut diawali dengan menancapkan kapak di atas sepotong kayu bulat sebagai simbol keteguhan hati kader Golkar Sulsel terhadap partai yang legal oleh Syahrul Yasin Limpo.
Dalam orasinya, Syarul mengecam keras pengurus DPP Partai Golangan Karya (Golkar) Versi Munas Ancol dalam menyelesaikan persoalan dualisme kepengurusan Golkar.
Menurut Syahrul, menunjuk pelaksanan tugas DPD I Golkar seperti yang dilakukan terhadap Sulsel sama dengan menularkan konflik ke daerah, sekaligus merupakan contoh perilaku elite partai Jakarta yang tidak menggunakan akal sehat dan tidak dewasa.
Langkah politik Agung Laksono cs itu kata Syahrul, justru merugikan partai terutamanya di Sulsel yang sebentar lagi melaksanakan pemilukada secara serentak di 11 kabupaten, Desember mendatang.
Syahrul menyerukan agar para elit Golkar menyelesaikan sendiri masalahnya di pusat. “Selesaikan konflikmu di Jakarta, konflik itu hanya akan merugikan Golkar,” tegas Syahrul yang juga merupakan Gubernur Sulsel ini dalam orasinya.
Syahrul mengatakan, dirinya akan mengutuk para elit Golkar jikalau konflik itu berakibat tidak ikut sertanya Partai Golkar pada pilkada tahun ini.
Usai acara yang diwarnai hujan deran ini, Syahrul Yasin Limpo menuju rumah jabatan gubernur dengan pengawalan ratusan sepeda motor.









