maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap tegas atas penangkapan salah satu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan oleh Bareskrim Polri pada Jumat dinihari.
Presiden Jokowi mengatakan, dirinya telah memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk tidak menahan Novel Baswedan dan melakukan proses hukum terhadapnya secara transparan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi kepada wartawan seusai salat Jumat di Masjid Kota Barat Solo,Jawa Tengah, Jumat (1/5/2015).
Selain perintah tidak boleh menahan Novel, Presiden Jokowi juga memerintahkan Wakapolri agar tidak lagi melakukan tindakan atau hal-hal lain yang membuat kontroversi di tengah masyarakat.
Ketiga, Jokowi mengingatkan kembali kepada tiga lembaga penegak hukum yakni Polri, Kejaksaan dan KPK agar bersinergi dalam memberantas korupsi.
“Ya semua harus bersinergi, baik KPK, Polri dan Kejaksaan dalam memberantas korupsi. Semuanya sudah saya perintahkan mengenai hal itu,” kata Jokowi .
BERITA LAINNYA
Presiden Prabowo Terima Sejumlah Menteri di Hambalang
Prabowo Hadiri KTT ke-46 ASEAN, Tegaskan Komitmen akan Sentralitas Kawasan
Presiden dan Kepala BPI Danantara Bahas Investasi Strategis
Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Wujudkan Swasembada Pangan
Apresiasi Perjuangan Buruh, Munafri: Hak & Kesejahteraan Harus Terpenuhi
Presiden Prabowo Terima Sejumlah Menteri di Hambalang
Prabowo Hadiri KTT ke-46 ASEAN, Tegaskan Komitmen akan Sentralitas Kawasan
Presiden dan Kepala BPI Danantara Bahas Investasi Strategis
Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Wujudkan Swasembada Pangan
Apresiasi Perjuangan Buruh, Munafri: Hak & Kesejahteraan Harus Terpenuhi









