Pesawat Trigana Air Hilang Kontak di Papua

Gambar Ilustrasi: Pesawat Trigana Air ATR 42 - 300 (Foto: Trigana Air)
Gambar Ilustrasi: Pesawat Trigana Air ATR 42 – 300 (Foto: Trigana Air)

maiwanews – Pesawat Trigana Air berpenumpang 54 orang dengan nomor penerbangan IL 267 dari Jayapura menuju ke Oksibil dilaporkan hilang kontak Minggu sore 16 Agustus ketika melalui cuaca buruk di Papua. Kabid Humas Polda Papua Kombes (Pol) Patrige dalam pernyataannya mengatakan pesawat hilang kontak kontak 30 menit setelah lepas landas dari Bandara Sentai di ibukota Papua, Jayapura.

Pejabat penerbangan mengatakan dari 54 penumpang, 44 diantaranya adalah orang dewasa, 2 anak berusia di atas lima tahun, 3 balita, dan 5 awak pesawat turboprop tersebut. Pesawat berangkat dari Jayapura jam 14.22 WIT dan dijadwalkan mendarat di Oksibil jam 15.15 WIT. Waktu tempuh diperkirakan 55 menit.

Pesawat dipiloti oleh Kapten Hasanudin, didampingi kopilot Aryadin dan awak kabin mekanik Marion, serta dua pramugari Ika dan Dita.

DAFTAR NAMA KRU DAN PENUMPANG PESAWAT TRIGANA AIR

Kapten: Hasanudin
Kopilot: Ariadin
Teknisi: Mario
Pramugari: Ika N Dita A

Penumpang:
01. Endah Mustika Sari
02. La Boni
03. Yulita Kalakmabin
04. Manuella Uropmabin
05. Markus Kalakmabin
06. Oskar Mangonto
07. Menakem Mote
08. Yosia Mote
09. Agustinus Luarmase
10. Dewa Putu Raka
11. MN Aragae
12. Yustinus Hurulean
13. La Ode M
14. Wa Ode Suriana
15. Yohanis Kiabra
16. Yunus Setamanggi
17. Supriyani
18. Pariem
19. Ardono/Hikmad
20. Yundriadi
21. Susilo
22. Utopdana Hosea
23. Asirun
24. Amran
25. Musvia
26. Wengdepen Bamulki
27. Esap Aruman
28. Piter
29. Surya
30. Thenus Babingga
31. Natikonop Ireneus
32. Marusaha Sitorus
33. Armaita
34. Epi Ardi
35. Eki Kimki
36. Kepi Deal
37. Petrus Tekege
38. Kasipmabin Engel Bertus
39. Milka Kakyarmabin
40. Ewelin Uropmabin
41. Theo Stiben Kalakmabin
42. Yusran
43. Egenio Dilam
44. Emilia Gobay
45. Ronald Dilam
46. Alimdam Yawan
47. Methodius DK
48. Marselino DK
49. Valerin

UPAYA PENCARIAN

Upaya pencarian telah dilakukan, namun dihentikan setelah gelap pada Minggu malam. Komandan Lanud TNI Angkatan Udara Sentani Kolonel I Made Susila Adyana mengatakan petugas telah memetakan daerah di sekitar jalur penerbangan untuk pencarian kembali pada hari Senin pagi.

Melalui akun Twitternya, @SAR_NASIONAL, Badan SAR Nasional 16 Agustus pagi menyebutkan warga setempat melihat pesawat jatuh. Tim SAR dikatakan belum tiba di lokasi kejadian. Karakteristik alam Papua (Oksibil) membuat lokasi sebagaimana dilaporkan warga tidak mudak dicapai dalam waktu singkat. (m013/VoA/SAR)