KRI Pati Unus-384 dan KRI Matacora-823 Tangkap 4 Kapal Thailand

Jakarta – Salah satu unsur Koarmabar KRI Pati Unus-384 yang tergabung dalam operasi Alur Pari-10 saat melakukan patroli di perairan Natuna, Laut Cina Selatan, berhasil menangkap dua kapal ikan asing berbendera Thailand. Dua KRI Pati Unus-384kapal ikan Thailand lainnya ditangkap oleh KRI Matacora-823.

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Pati Unus-384 yang merupakan unsur dijajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) berhasil mengamankan dua kapal ikan asing berbendera Thailand saat sedang melaksanakan Operasi Alur Pari-10 di Perairan Utara Pulau Natuna, Laut Cina Selatan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Armabar Letkol Laut (KH) Drs. Supriyono di Markas Komando Koarmabar Jalan Gunung  Sahari No. 67 Jakarta Pusat, Minggu, 9 Mei 2010.

Lebih lanjut dikatakan Kadispen, kedua kapal Thailand tersebut bernama Por Lertsunant-4 berbobot 80 GT jenis kapal ikan asing yang dinahkodai Mr. Thea dengan anak buah kapal 9 orang dan Jitruangporn-1 berbobobt 110 GT jenis kapal ikan asing yang dinahkodai Mr Pragas dengan 12 anak buah kapal. Kedua kapal tersebut dihentikan dan diperiksa KRI Pati Unus-384 saat sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di ZEEI Laut Cina Selatan.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kedua kapal yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di Zone Ekonomi Eksklusif Indonesia tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah dari Pemerintah Indonesia dan masing-masing kapal yakni Por Lertsunant-4 telah menangkap ikan campuran kurang lebih 90 Kg serta Jitruangporn-1 telah menangkap ikan campuran kurang lebih 4000 Kg.

Untuk proses hukum lebih lanjut kedua kapal tersebut dikawal menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa.

Sementara itu ditambahkan Kadispen, KRI Matacora-823 yang sedang melaksanakan Operasi Bersama Bakorkamla berhasil menangkap dua kapal ikan asing berbendera Thailand di ZEEI Perairan Natuna, Laut Cina Selatan.

Kapal tersebut masing-masing KM Jitru Ang Porn 11 jenis kapal ikan asing dinahkodai oleh Mr. Muan dengan 13 orang anak buah kapal dan talah menangkap ikan campuran kurang lebih 1 Ton dan KM Rambai 10 berbobot 80 GT jenis kapal ikan asing dinahkodai Mr Wisay dengan 9 orang anak buah kapal dan telah menangkap ikan campuran kurang lebih 2 Ton.

Kedua kapal Thailand tersebut talah melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan yuridiksi nasional Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Dan menurut informasi dari Dispenarmabar, untuk proses hukum lebih lanjut kedua kapal tersebut dikawal menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai.

KRI Pati Unus-384 adalah Kapal perang Indonesia dari jenis korvet. Kapal ini termasuk kapal Korvet kelas Parchim. Kapal ini didesain untuk perang anti kapal selam diperairan dangkal / pantai.

Setelahenyatuan kembali Jerman, Bekas negara Jerman timur menjual kapal-kapal ini ke TNI AL pada 1993. Kapal korvet ini pernah digunakan sebelumnya oleh tentara Angkatan Laut Jerman Barat.

Sementara KRI Matacora-823 yang  baru diresmikan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, Jumat, 14 Maret 2010 lalu, dibuat di Fasharkan TNI AL Mentigi,Tanjung  Uban, Kep. Riau.

Dalam peresmian KRI Matacora-823 yang dilaksanakan di Dermaga Madura, Koarmatim, Ujung, Surabaya, juga diresmikan dua KRI lain yakni Tedung Selar-824 yang dibangun di Fasharkan TNI AL Jakarta dan Surabaya-591 yang dibuat di Korea Selatan.

BERITA LAINNYA

.