Kubu Agung Tinggalkan Tunggakan Kantor Golkar, Kubu Ical Siap Bayar

maiwanews – Selama ini menguasai kantor DPP Golkar selama setahun lebi di Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta, kubu Agung Laksono disebut meninggalkan tunggakan pembayaran mulai listrik PBB hingga gaji karyawan.

Selain menunggak pembayaran listrik 2 bulan sekitar Rp 400 juta, juga ada tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan haji karyawan serta satuan pengamanan (satpam) yang jumlahnya lebih dari Rp 1 miliar.

Soal jumlah tagihan listrik sebesar Rp 400 juta yang pernah disampaikan Yorrys Raweyai, sekjen Golkar kubu Agung Laksono, Zainudin Amali mengaku keberatan jika dibebankan seluruhnya kepada mereka. Karena menurutnya, ada beberapa tagihan listrik yang timbul karena pemakaian bersama.

Bendahara Umum Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo mengatakan, kubu Aburizal Bakrie siap melunasi seluruh tagihan itu dan sudah mengutus staf untuk mendata seluruh tagihan-tagihan yang harus segera dibayar, termasuk beberapa bagian gedung yang perlu perbaikan.

Bambang menyatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan kantor yang rusak berat karena dipergunakan secara tidak bertanggung jawab oleh kubu Agung Laksono selama setahun lebih.

Meski kubu aburizal Bakrie atau Ical sudah menyatakan siap melunasi tagihan-tagihan itu, namun Bambang tidak bisa menyebunyikan kekesalannya atas banyaknya tunggakan yang tidak perlu terjadi itu.

“Yang paling memalukan adalah tunggakan PBB yang tidak mereka bayar 1 miliar lebih. Demikian juga gaji karyawan dan satpam,” kata Bambang kepada wartawan, Sabtu (2/1/2015).