maiwanews – Prajurit Kostrad TNI AD berhasil mendominasi perolehan medali kejuaraan internasional dalam kompetisi Australia Army Skill at Arms Meeting (AASAM) yang berlangsung di Puckapunyal Military Area, Victoria, Melbourne, Australia tanggal 3-30 Mei 2016.
Kepala Penerangan Kostrad Letkol Heru menjelaskan, kemenangan yang gemilang ini merupakan kemenangan berturut-turut sejak keikutsertaan Indonesia di kejuaraan internasional AASAM tahun 2008.
Kontingen TNI AD yang bertanding di Melbourne tersebut berjumlah 19 orang dengan komandan kontingen Mayor Inf. Safrudin yang menjabat sebagai Kasi Operasi Staf Operasi Divisi Infanteri 1 Kostrad.
Selain membuktikan kehebatan prajurit Indonesia, AASAM juga menjadi pembuktian kualitas senjata buatan Indonesia. Pasalnya, Letda Inf Poltak Siahaan menyabet kemenangan perorangan, menggunakan senapan SS-2 V2 buatan PT Pindad.
Seperti diketahui, senapan serbu buatan PT Pindad sempat diragukan kualitasnya saat Indonesia menjuarai kompetisi yang sama tahun 2015 lalu dimana tim panitia AASAM meminta agar senjata yang digunakan dibongkar karena diduga tim TNI mengganti jeroan SS-2. Namun dugaan mereka tersebut ternyata tidak terbukti.
Perolehan medali sementara :
1. Indonesia : 18 emas, 8 prk, 4 prngu.
2. China : 6 emas, 12 prk , 4 prngu.
3. Jepang : 4 emas, 3 prk, 1 prngu.
4. Thailand : 1 emas, 3 prk, 4 prngu.
5. Canada : 1 emas, 1 prk, 4 prngu.
6. New Zealand : 1 emas, 1 prk.
7. Anzac : 1 emas, 1 prngu.
8. korea selatan : 1 emas.
9. Singapura : 1 emas.
10. UK : 2 prk , 4 prngu.
11. Malaysia : 1 perak, 2 prngu.
12. Brunei : 1 prk, 1 prngu.
13. USMC : 1 prngu.
14. Australia : –
15. US Army : –
16. Prancis : –
17. Tonga : –
18. Timur leste : –
19. PNG : –
20. Uni Emirat Arab : –









