Survei Terbaru Polmark: Elektabilitas Ahok-Djarot Melorot ke Posisi Ketiga

maiwanews – Elektabilitas pasangan calon (paslon) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) melorot ke posisi terendah dibanding dua paslon lainnya di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu terungkap dalam hasil survei Lembaga konsultasi politik Polmark Indonesia terkait kecenderungan pemilih di Pilkada DKI 2017, yang disampaikan Kamis (19/1/2017).

Hasil survei menyebut, pasangan Ahok-Djarot berada di posisi terendah dengan hanya 20,4 persen suara. Sementara paslon Anies-Sandi di urutan pertama dengan dukungan 25,3 persen, disusul pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi) di posisi kedua dengan 23,9 persen suara.

CEO Polmark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah mengatakan, dalam survei itu, jumlah responden yang merahasiakan pilihannya sebanyak 23 persen, dan yang tidak menjawab 7,4 persen.

Dari 23 persen responden yang masih merahasiakan pilihannya sambung Eep, mereka yang memiliki kecenderungan untuk memilih Anies-Sandi sebanyak 6,4 persen, Agus-Sylvi 6 persen, Ahok-Djarot 4,2 persen, dan tidak menjawab sebanyak 6,4 persen.

Survei digelar pada 6 hingga 12 Januari 2017 dengan melibatkan 1.200 responden yang merupakan warga DKI yang sudah mempunyai hak pilih. Sampel penelitian diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Teknik pengumpulan data pada survei ini melalui wawancara tatap muka kepada setiap responden oleh pewawancara yang telah dilatih,” ujar Eep di Jakarta, Kamis (19/1).

BERITA LAINNYA

.