
maiwanews – Pihak berwenang bidang kesehatan Prancis melaporkan 96 kematian akibat COVID-19 hari Sabtu 17 Mei. Kementerian Kesehatan negara itu dalam sebuah pernyataan memaparkan jumlah korban meninggal berkurang dibanding sehari sebelumnya. Jum’at 16 Mei dilaporkan 104 korban meninggal.
Dengan bertambahnya korban pada Sabtu ini, maka total kematian akibat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) menjadi 27.625. Ini adalah angka tertinggi keempat di dunia, setelah Amerika Serikat, Inggris, Italia, dan Spanyol.
Otoritas kesehatan Prancis mengatakan jumlah pasien di rumah sakit turun menjadi 19.432 orang, sebelumnya, pada hari Jum’at ada 19.861 pasien dan jumlah orang dalam perawatan intensif turun menjadi 2.132 dari 2.203 pada hari Jum’at.
Kedua indikator utama untuk kemampuan sistem kesehatan Prancis untuk mengatasi epidemi menunjukkan tren menurun selama empat hingga lima pekan. Tren epidemi memuncak masing-masing di lebih dari 32.000 dan 7.000 pada awal hingga pertengahan April.
Jum’at 27 Maret lalu Prancis melaporkan 299 kematian, dengan demikian total hingga tanggal 27 Maret mencapai 1.995 korban meninggal.
Akibat pandemi, upaya rekonstruksi Notre Dame mengalami hambatan. Para pekerja diperintahkan untuk pulan ke rumah masing-masing sbagai langkah meredam penyebaran virus korona. (VoA/ah/ka/pp)









