
maiwanews – Pemprov Jatim segera mengirimkan bantuan berupa materi senilai Rp 1 Miliar dan 1 ton beras ke tempat bencana banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang yang telah melanda di sebagian wilayah NTT (Nusa Tenggara Timur).
Rencananya bantuan akan dikirim ke NTT pada tanggal 10 April lewat jalur laut dengan KRI Semarang, jelas Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono disela-sela mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di Kab. Ponorogo, Selasa (6/4).
Mantan Bupati Tulungagung itu menyampaikan akan memeriksa lebih detail lagi apakah ada warga Jatim yang menjadi korban bencana di NTT. “Belum dicek. Nanti kita akan ada yang ke sana,” terangnya.
Dan Heru menegaskan kembali bahwa pihaknya akan melihat kondisi terlebih dulu untuk mengirim personil yang akan membantu penanganan bencana banjir bandang di NTT.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim dan seluruh masyarakat Jawa Timur menyampaikan duka cita mendalam untuk rakyat NTT terutama kepada keluarga korban yang meninggal. Menurut Khofifah, rakyat NTT tidak sendirian menanggulangi bencana tersebut, Karena kejadian ini menjadi duka bersama Indonesia. Semoga NTT bisa segera pulih.
Gubernur Jatim juga mengajak seluruh rakyat Jawa Timur untuk turut serta mendoakan keselamatan warga NTT dari bencana hidrometeorologi (bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor, hingga puting beliung) akibat Siklon Seroja tersebut. (FL/Humas pemprov Jatim)









