
maiwanews – 267 penembakan massal telah terjadi sepanjang tahun ini di Amerika Serikat, 25 di antaranya terjadi pada bulan Juni, demikian laporan sebuah kelompok nirlaba Gun Violence Archive.
Untuk hari Jumat dan Sabtu saja, CVA (Gun Violence Archive) mencatat setidaknya 6 kejadian penembakan massal. Kelompok ini mendefinisikan penembakan massal adalah penembakan terhadap empat orang atau lebih.
Penembakan massal ke-267 terjadi Sabtu 12 Juni ketika dua pria melepaskan tembakan di pusat kota Austin, menyebabkan 14 orang terluka. Tidak ada korban meninggal dalam penembakan itu, tetapi dua orang dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Penembakan itu terjadi pada peringatan kelima penembakan klub malam Pulse di Orlando, Florida, ketika 49 orang tewas. Serangan Pulse tetap menjadi salah satu penembakan massal paling mematikan dalam sejarah modern.
Terkait kepemilikan senjata api, anggota parlemen Amerika Serikat (AS) berselisih dimana banyak Demokrat mendorong larangan jenis senjata api tertentu sementara Partai Republik telah menolak berbagai upaya untuk meloloskan undang-undang pengetatan kepemilikan senjata api. (z/Tasnimnews)









