
maiwanews – Pemerintah Ameriksa Serikat (AS) terus menyerukan rezim Bashar Assad untuk mendeklarasikan dan menghancurkan program senjata kimianya sesuai dengan kewajiban internasionalnya. Demikian pernyataan juru bicara (jubir) Departemen Luar Negeri (Deplu) Ned Price Sabtu 21 Agustus.
Pernyataan Ned Price disampaikan tepat delapan tahun sejak penggunaan senjata kimia dalam bentuk racun sarin di Distrik Ghouta Kota Damaskus. Kejadian dini hari 21 Agustus 2013 itu menewaskan lebih dari 1.400 warga Suriah. Pemerintah AS memperkirakan rezim Assad telah menggunakan senjata kimia terhadap rakyat Suriah setidaknya 50 kali sejak konflik dimulai.
Pada peringatan 8 tahun tragedi itu, Ned Price mengatakan pemerintah AS mengingat dan menghormati semua korban serangan senjata kimia saat itu. Amerika Serikat mengutuk sekeras mungkin penggunaan senjata kimia di mana saja, oleh siapa saja, dalam keadaan apa pun. Ned Price menyatakan AS menegaskan kembali tekad untuk memastikan bahwa tidak ada impunitas (pembebasan dari hukuman) bagi mereka pelaku penggunaan senjata kimia.
Sebagaimana harus ada pertanggungjawaban atas penggunaan senjata kimia, Amerika Serikat juga sangat mendukung upaya untuk memastikan pertanggungjawaban atas berbagai kekejaman lain terhadap rakyat Suriah. Menurut Ned Price, sebagian dari kekejaman itu naik ke tingkat kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. “kami menegaskan kembali dukungan kami untuk upaya mengamankan resolusi politik sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB 2254”, pangkas Ned Price. (z/Deplu AS)
Teddy Tegaskan Tidak Ada Minuman Beralkohol dalam Jamuan Macron
Presiden Prabowo Terima Menlu Prancis, Tekankan Penguatan Kemitraan
Wujudkan Swasembada Pangan, DPC PTI Takalar Laksanakan Program Mina Padi
Jepang Siap Selenggarakan Program Kerja Sama dengan Indonesia
Ucapkan Selamat Natal, Kapolri Serukan Persatuan dan Kesatuan









