PPKM Level 1-3 Wali Kota dan Bupati Sulsel Buka PTM Kapasitas 50 Persen

20210826-andi-sudirman-sulaiman-
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat mengikut rapat koordinasi terkait pendidikan. Kamsi 26 Agustus 2021.

maiwanews – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Pembukaan Sektor Pendidikan Selama PPKM yang diadakan Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI, mengatakan, mendukung langkah Pemerintah Pusat selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 untuk pembukaan sektor pendidikan. Pada hari Kamis, 26 Agustus 2021 di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel.

Plt Gubernur Sulsel ini mengungkapkan karena wilayah Sulsel masih ada yang sulit dijangkau dalam pembelajaran secara daring maka ada beberapa sekolah sudah melaksanakan PTM (Pebelajaran Tatap Muka). Dengan adanya instruksi Mendagri tentang pelaksanaan tatap muka yang berdasarkan level 1-3, maka diminta untuk Bupati/Walikota yang daerahnya masuk zona tersebut agar melaksanakan pembelajaran tatap muka yang kapasitasnya 50 persen untuk pelajar, untuk PAUD 33 persen sedangkan SLB 62-100 persen. Terkait ada sekolah yang diindikasi belum bisa buka, untuk kemudian tidak diberlakukan menyeluruh.

Sudirman mengingatkan agar Protokol Kesehatan (Prokes) harus dilakukan secara ketat dalam pelaksanaan PTM. Ia juga mendorong vaksinasi dilaksanakan untuk pendidik dan tenaga kependidikan serta pelajar diatas 17 tahun agar membangun kekebalan kelompok (herd immunity).

Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan, supaya kita dapat bersaing didunia, maka SDM adalah kuncinya. Namun harus dipastikan langkah yang diambil sudah cukup melindungi anak-anak dan orang tuanya di rumah dari pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Untuk evaluasi kebijakan yang telah diambil apa sudah benar, maka para kepala daerah diminta tanggapan terkait tentang hasil evaluasi penerapan PTM.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memaparkan, ketentuan pembelajaran tatap muka terbatas yang sesuai SKB 4 Menteri dan Instruksi Mendagri bagi level1-3, PAUD maksimal 5 orang (33 persen), SD, SMP, SMA/sederajad maksimal 18 orang (50 persen), sedangkan SLB maksimal 5 orang (62-100 persen).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, mengatakan, agar untuk pemerintah daerah berperan aktif dalam memastikan pembelajaran tatap muka terbatas dapat berjalan dengan aman dan meminimalisir dampak negatif yang berkepanjangan.

Nadiem menambahkan, bersama satgas Covid daerah dan berdasarkan SKB 4 menteri, maka menyiapkan SOP dan melaksanakan tracing jika ditemukan kasus positif dan isolasi jika ditemukan kasus disatuan pendidik. Termasuk menutup sementara pembelajaran tatap muka terbatas. (FL/Pemprov Sulsel)