
maiwanews- Penerapan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat hingga Level 1-4 diterapkan seiring dengan menurunnya kasus positif COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) secara nasional. Tingkat hunian rumah sakit dan jumlah orang meninggal juga mengalami penurunan. Namun muncul ancaman baru yaitu varian Mu setelah varian Delta.
Anggota DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia) Fahira Idris Kamis 9 September dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta mengatakan perlu segera dilakukan pencegahan atas masuknya varian Mu ke Indonesia. Pemerintah sebaiknya memberi perhatian lebih dalam menyusun dan menerapkan formula menghadapi ancaman varian Mu.
Selain strategi pencegahan masuknya varian Mu, juga perlu disusun skenario sebagai antisipasi jika varian tersebut masuk ke Indonesia. Termasuk antisipasi lonjakan kasus sebagaimana terjadi saat varian Delta merebak di Indonesia.
Fahira menekankan pentingnya antisipasi agar tiak kecolongan sehingga menekan kemungkinan lonjakan kasus COVID. Lonjakan kasus sebelumnya dapat dijadikan pelajaran baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Perlu dilakukan saringan secara ketat dan efektif di pintu masuk, termasuk bandara dan pelabuhan.
Walau kasus mulai menurun dan program vaksinasi telah berjalan, Fahira mengingatkan agar tidak bereforia. Semua pihak harus waspada akan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus seperti kejadian bulan Juli lalu di mana para nakes (tenaga kesehatan) sempat kewalahan. Menurunnya kasus COVID-19 jangan sampai membuat terlena, semua pihak harus waspada dan bersikap antisipatif. (z/Fahira Idris)
Prabowo & Li Qiang Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok
Danlantamal VI Pimpin Serah Terima Strategis di jajaran Lantamal VI
Prabowo Lawatan ke Kawasan Timur Tengah dan Turki
Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Turki Perkuat Kemitraan Strategis









